Wagub NTB Resmi Membuka Pendidikan Dasar Militer Mahasiswa Rinjani NTB Tahun 2019

by Administrator in KEPEMUDAAN

img17

Mataram - Sebanyak 100  peserta   pemuda dan pemudi dari  mahasiswa  Se-NTB mengikuti pendidikan dasar militer mahasiswa Rinjani Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan pendidikan bela negara yang diselenggarakan oleh Dispora NTB tersebut, resmi  dibuka oleh  “Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd” yang diwakili oleh Kepala Kesbangpoldagri NTB “Drs. Muhammad Rum”, yang berlangsung    di Gelanggang Pemuda Dan Olahraga Mataram pada, Jum’at pagi (15/11/2019).

Wakil Gubernur NTB dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pendidikan bela negara ini untuk menghadirkan kembali semangat perjuangan dan rasa nasionalisme dari para pahlawanan, untuk diterapkan kepada generasi muda dengan cara  kekinian sesuai  perkembangan jaman.

Melalui  pendidikan belanegara, bangsa  dapat memiliki  pemuda-pemudi tangguh yang mampu mengisi  setiap  aktifitasnya dengan hal-hal yang positif, ditengah munculnya  pengaruh negatif pada era digitalisasi dan deradilikasi sekarang ini, katanya.

“Pengaruh negatif  seperti    terorisme,  narkoba, hoaks serta disintegrasi bangsa  saat ini, harus diantisipasi dengan menanamkan pendidikan bela negara kepada generasi muda,”  tegas Wakil Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Kesbangpoldagri NTB.  

Kami berharap  kepada para peserta agar dapat melaksanakan kegiatan ini dengan penuh kesungguhan, semangat dan rasa senang hati. Pendidikan bela negara ini juga menempa fisik dan mental, sehingga dapat melahirkan mahasiswa dan mahasiswi sebagai  prajurit cendekia, sebagaimana semboyan “Widia Kasrena Dharmasida”.

Sementara itu, Kepala Dispora NTB “Ir. Husnanidianty Nurdin, MM”  menegaskan, animo para pemuda untuk mengikuti pendidikan bela negara di daerah cukup besar. Terbukti para pendaftarnya melebihi kapasitas mencapai 170 orang, yang akhirnya panitia harus melakukan tes seleksi.

“Hasilnya  100  orang peserta  yang  memenuhi syarat untuk mengikuti pendidikan bela Negara ini,” jelasnya lagi.

Beberapa materi yang disampaikan diantarannya,  mengenai Wawasan Kebangsaan, kecintaan  terhadap NKRI, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin kepada pancasila sebagai ideologi Negara  dan rela berkorban demi Bangsa dan Negara serta kegiatan lain berupa olahraga.

Asisten Satu Setda Prov. NTB “Baiq Eva Nurcahyaningsih” yang juga  hadir dalam acara pembukaan kegiatan tersebut, sangat mengapresiasi dan mendukung atas terselenggaranya kegiatan ini.

Menurut kami, dari sisi kepanitian dan peserta,  tidak banyak pemuda dan pemudi yang sebenarnya mau mengikuti kegiatan seperti ini. Tetapi karena kegiatan ini dikemas dengan era kekinian akhirnya sangat menarik peserta.

Kegiatan belanegara ini yang berlangsung selama 5 hari, tentu diharapkan melahirkan generasi yang tangguh, berdisiplin  dan memiliki wawasan kebangsaan dan mencintai NKRI.

“Harapan kami setelah para peserta mengikuti pendidikan bela negara,  bisa menjadi perpanjangan tangan dari pemerintah,  untuk menyampaikan kepada teman-teman yang lain tentang materi yang didapat selama mengikuti pendidikan,” tutupnya.   

Dalam laporannya, Kasi Kepramukaan dan Kepemimpinan Pemuda Dispora NTB “Muhajidin, S.Pd., MM” menyampaikan, Seleksi peserta dilaksanakan di dua tempat yakni di Pulau Lombok pada tanggal 9 November 2019 dan Pulau Sumbawa tanggal 10 November 2019.

Jumlah peserta dari masing-masing kabupaten/kota se-NTB adalah 100 orang, yang terdiri dari 12 orang dari Kota Mataram, 12 orang dari Kabupaten Lombok Barat, 12 orang dari Kabupaten Lombok Utara, 12 orang dari Kabupaten Lombok Tengah, 12 orang dari Kabupaten Lombok Timur, 8 orang dari KSB, 8 orang dari Kabupaten Sumbawa, 8 orang dari Kabupaten Dompu, 8 orang dari Kabupaten Bima dan 8 orang dari Kota Bima, katanya.

Pelatih peserta pendidikan resimen mahasiswa berasal dari TNI sebanyak 5 orang, Iarmi NTB 1 orang, dan Menwa Rinjani NTB 2 orang, tutupnya.

8 months ago  Pendidikan Bela Negara MENWA NTB 2019